Sakinah, Mawaddah, wa Rahmah
Apa Itu Keluarga Sakinah, Mawaddah, wa Rahmah ?..
Istilah sakinah, mawaddah, wa rahmah cukup populer di Indonesia.
Ia sering muncul dalam kartu undangan perkawinan, dan doa-doa yang dipanjatkan
bagi calon mempelai dan pengantin baru. Ketiga istilah ini diambil dari QS.
30:21 sebagai berikut:
ومن آياته أن خلق لكم من أنفسكم أزواجا
لتسكنوا إليها وجعل بينكم مودة ورحمة إن في
ذلك لآيات لقوم يتفكرون
Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan
untukmu pasangan (istri/suami) dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan
merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang.
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum
yang berpikir.
Mari kita lihat
lebih dekat makna dari istilah-istilah tersebut.
Sakinah
Kata sakinah secara
sederhana dapat diterjemahkan sebagai kedamaian. Berdasarkan ayat
al-Qur'an (QS. Al-Baqarah/2:248; QS. At-Taubah/9:26 dan 40; QS. Al-Fath/48:
4,13,dan 26), sakinah atau kedamaian itu didatangkan Allah ke dalam hati para
Nabi dan orang-orang yang beriman agar tabah dan tidak gentar menghadapi
rintangan apapun. Jadi berdasarkan arti kata sakinah pada ayat-ayat tersebut,
Ringkasnya : sakinah
dalam keluarga dapat dipahami sebagai keadaan yang tetap tenang meskipun menghadapi
banyak rintangan dan ujian kehidupan.
Mawaddah.
Quraish Shihab dalam
Pengantin Al-Qur'an menjelaskan bahwa kata ini secara sederhana, dari segi
bahasa,dapat diterjemahkan sebagai "cinta." Istilah ini bermakna
bahwa orang yang memiliki cinta di hatinya akan lapang dadanya, penuh harapan,
dan jiwanya akan selalu berusaha menjauhkan diri dari keinginan buruk atau
jahat. Ia akan senantiasa menjaga cinta baik di kala senang maupun susah atau
sedih.
Rahmah
Secara sederhana
dapat diterjemahkan sebagai "kasih sayang." Istilah ini bermakna
keadaan jiwa yang dipenuhi dengan kasih sayang. Rasa kasih sayang ini
menyebabkan seseorang akan berusaha memberikan kebaikan, kekuatan, dan kebahagiaan
bagi orang lain dengan cara-cara yang lembut dan penuh kesabaran.
keluarga ideal
adalah keluarga yang mampu menjaga kedamaian, dan memiliki cinta dan kasih
sayang. Unsur cinta dan kasih sayang harus ada untuk saling melengkapi agar
pasangan dapat saling membahagiakan. Kebahagiaan mungkin akan terasa pincang
jika hanya memiliki salah satunya.
Cinta (mawaddah)
adalah perasaan
cinta yang melahirkan keinginan untuk membahagiakan dirinya. Ungkapan yang bisa
menggambarkanya adalah, "Aku ingin menikahimu karena aku bahagia
bersamamu."
Sedangkan kasih
sayang (rahmah) adalah perasaan yang melahirkan keinginan untuk membahagiakan
orang yang dicintainya. Ungkapan ini menggambarkan rahmah, "Aku ingin
menikahimu karena aku ingin membuatmu bahagia." Pasangan suami-istri memerlukan
mawaddah dan rahmah sekaligus, yakni perasaan cinta yang melahirkan keinginan
untuk membahagiakan dirinya sendiri sekaligus pasangannya dalam suka maupun
duka Tanpa menyatukan keduanya, akan muncul kemungkinan pasangan suami dan
istri hanya peduli pada kebahagiaan dirinya masing-masing atau memanfaatkan
pasangannya demi kebahagiaannya sendiri tanpa peduli pada kebahagiaan
pasangannya.
Ringkasnya,mawaddah dan rahmah adalah landasan
batiniah atau dasar ruhani bagi terwujudnya keluarga yang damai secara lahir
dan batin.
